Artikel kali ini akan membahas seputar algoritma terbaru Google yaitu Mobilegeddon, sebelum detik-detik peluncuran algoritma Mobilegeddon pada 21 April, ada baiknya kita benar-benar memastikan bahwa blog yang kita kelola sudah termasuk dalam blog yang mobile-friendly.
Karena adanya perbedaan zona waktu, maka peluncuran algoritma terbaru Google Mobilegeddon gres akan kita rasakan pada hari Rabu, 22 April. Makara disini kita masih punya waktu 1 hari (sejak artikel ini ditulis) untuk berkemas-kemas menghadapi 'serangan' Mobilegeddon.
Pertama akan saya jelaskan terlebih dahulu mengenai apa itu algoritma Mobilegeddon ? Mobilegeddon ialah penamaan algoritma terbaru milik Google.
Tujuan diluncurkannya algoritma Mobilegeddon ialah untuk 'mengubur' blog yang tidak mobile-friendly. Secara otomatis hal tersebut akan membuat ranking blog yang masuk dalam kategori mobile-friendly akan naik secara drastis.
Apa arti semua ini ? Ini artinya akan ada perubahan besar-besaran pada hasil pencarian Google, khususnya pada pencarian yang dilakukan melalui perangkat mobile, dimana akan didominasi oleh situs Mobile-Friendly.
Seperti yang saya katakan diatas, algoritma mobilegeddon hanya akan berdampak pada hasil pencarian Mobile, itu artinya untuk hasil pencarian Google yang dilakukan dari perangkat desktop tidak akan mengalami perubahan yang signifikan.
Meski demikian, Anda tidak boleh meremehkan traffic yang berasal dari mobile, alasannya Google sendiri menyakini bahwa 60% pengguna produk mereka ketika ini berasal dari perangkat mobile dan jumlah tersebut diprediksi akan terus naik seiring dengan bertambahnya jumlah pengguna smartphone.
Itulah sekilas mengenai pengertian algoritma Google Mobilegeddon beserta tujuan dibalik peluncurannya, selanjutnya kita akan masuk pada pembahasan utama ihwal bagaimana cara menghadapi algoritma terbaru Google Mobilegeddon.
Secara garis besar ada 4 Cara yang harus Anda lakukan bila ingin selamat dari dampak yang mungkin ditimbulkan dari peluncuran algoritma terbaru Google tersebut.
Kabar baiknya, keempat cara tersebut seluruhnya menggunakan layanan atau produk dari Google, jadi seolah Google sengaja ingin memfasilitasi para webmaster yang ingin mengoptimalkan situs mereka untuk menghadapai serangan dari algoritma Mobilegeddon.
Langsung saja, keempat cara yang saya maksud tersebut ialah menggunakan tool-tool berikut ini :
- Google Structured Data ↓
- Google Mobile-Friendly Test ↓
- Google PageSpeed Insight ↓
- Google Mobile Usability ↓
Keempat tools gratis yang disediakan oleh Google diatas mampu sangat membantu kita untuk mempersiapkan blog guna menghadapi algoritma terbaru Google Mobilegeddon.
Sebagian dari Anda mungkin masih abnormal dengan tools tersebut, untuk itu akan saya jelaskan secara singkat, bagaimana cara menggunakan keempat tool tersebut.
1. Google Structured Data Testing Tools
Apa itu Google Structured Data Testing Tools ? secara singkat pengertian Google Structured Data ialah tools untuk memvalidasi struktur data pada blog yang disusun berdasar schema.org.
Dengan tools ini kita mampu megecek apakah ada kesalahan pada blog kita ketika dilihat di hasil pencarian mesin pencari (Google).
Tool yang sebelumnya berjulukan Google Rich Snippets Tool kini sudah berganti nama sekaligus tampilan baru, semakin memudahkan para webmaster yang ingin melaksanakan pengecekan struktur data pada situs mereka.
Jika Anda tertarik untuk mencobanya, silahkan ikuti panduannya berikut ini.
- Buka situs resmi Google Structured Data Testing Tools
Jika halaman sudah terbuka, klik pada "Fetch URL" lalu isikan URL atau alamat blog Anda dan lanjutkan dengan mengklik tombol "Fetch & Validate".
- Lihat hasil validasi pada kolom Results
Kolom results (kolom sebelah kanan) akan menampilkan hasil dari validasi struktur data pada blog, bila muncul tanda centang, itu artinya blog sudah tervalidasi dengan baik.
Namun perlu dicatat bahwa dalam penerapan struktur data pada blog tidak boleh dilakukan secara sembarangan, alasannya pada halaman Google Quality Guidline, dijelaskan secara tegas bahwa ada larangan penggunaan rich snippet yang asal-asalan.
Avoid the following techniques:
Automatically generated content
Participating in link schemes
Creating pages with little or no original content
Cloaking
Sneaky redirects
Hidden text or links
Doorway pages
Scraped content
Participating in affiliate programs without adding sufficient value
Loading pages with irrelevant keywords
Creating pages with malicious behavior, such as phishing or installing viruses, trojans, or other badware
Abusing rich snippets markup
Sending automated queries to Google
Aturan tersebut memang sudah lama ada, tapi mungkin belum terlalu ditindak tegas, dan bukan tidak mungkin akan ada operasi besar-besaran pada peluncuran algoritma Google Mobilegeddon mendatang.
2. Google Mobile-Friendly Test
Sesuai namanya, fungsi utama dari Mobile-Friendly Test Tool ialah untuk mengecek apakah blog / website Anda sudah termasuk ke dalam situs yang mobile-friendly di mata mesin pencari Google.

Namun, ketika dilakukan perubahan tersebut, tidak ada perubahan yang signifikan pada hasil pencarian. Dan pada peluncuran algoritma Mobilegeddon pada 21 April nantilah akan terjadi perubahan besar-besaran pada hasil pencarian mobile.
Untuk memastikan blog Anda menerima label mobile-friendly pada hasil pencarian, ada dua cara yang mampu digunakan, cara pertama ialah mengeceknya pribadi di Google melalui smartphone atau mampu menggunakan Google Mobile-Friendly Test.
- Buka halaman Mobile-Friendly Test
Masukkan alamat / url blog yang ingin Anda test lalu klik Analyze, pada rujukan ini saya akan memasukkan situs lain (yang tidak mobile friendly).
- Lihat jadinya apakah sudah Mobile-Friendly
Jika muncul pesan "Not mobile-friendly" sudah sangat terperinci bahwa situs tersebut tidak masuk dalam kategori mobile-friendly dan berpotensi akan mengalami penurunan ranking.
Namun Anda tidak perlu khawatir, alasannya akan dijelaskan secara rinci oleh Google apa yang menjadikan situs tersebut masuk ke dalam kategori "Not mobile-friendly site".
Pada rujukan diatas ada 3 penyebab utama yang menjadikan situs tersebut tidak mobile friendly.
- Links too close together = Link yang letaknya terlalu berdekat
- Text too small to read = Teks yang terlalu kecil sehingga susah untuk dibaca
- Mobile viewport not set = Tidak menggunakan meta viewport pada template
Beda situs tentu akan beda masalah, jadi silahkan cek situs Anda sendiri lalu lihat apakah ada peringatan atau tidak, bila tidak maka selamat blog Anda dinyatakan mobile-friendly oleh Google.
3. Google PageSpeed Insight
Jika tools Mobile-Friendly Test lebih mengarah kepada tampilan, sementara untuk PageSpeed Insight ialah tool untuk mengecek kecepatan load blog.
Tool terbaik (menurut saya) untuk menganalisa bukan hanya kecepatan tapi juga pengalaman pengguna ketika mengunjungi situs kita.
Singkatnya pada hasil pengecekan blog di PageSpeed Insight, kita akan menerima hasil User Experience untuk mengetahui apakah tampilan situs kita sudah baik atau belum.
Cara penggunaan Google PageSpeed Insight sama menyerupai kedua tools yang saya sebutkan diatas, cukup masukkan URL situs lalu lihat hasilnya, lebih jelasnya mampu Anda simak dibawah ini.
- Kunjungi situs PageSpeed Insight
Pada kolom "Enter a webp age URL" masukkan alamat situs web / blog Anda, lalu klik pada tombol "Analyze".
- Gulir kebawah dan lihat skor User Experience
Karena tema kita ialah menghadapi algoritma Google Mobilegeddon, maka cukup Anda cek skor pada hasil User Experince.
Sebagai gambaran saja, untuk blog yang menerima :
- Skor < 70 = Tidak mobile-friendly
- Skor 70 - 79 = Lumayan mobile-friendly
- Skor 80 - 89 = Sudah mobile-friendly
- Skor 90 - 100 = Sangat mobile-friendly
Skor diatas hanya gambaran, artinya saya mungkin mampu salah jadi untuk memastikan dan memperbaikinya silahkan lihat apa yang menjadikan skor User Experience pada template mobile Anda mendapat skor rendah.
4. Google Mobile Usability
Tools terakhir yang akan kita gunakan untuk menghadapi Algoritma Terbaru Google Mobilegeddon ialah Google Mobile Usability.
Untuk menggunakan tools Google Mobile Usability, syaratnya Anda harus memiliki akun Google Webmaster Tools (GWT), untuk menggunakan layanan tersebut Anda sudah harus memiliki minimal 1 email Google atau sering juga disebut Gmail.
Tentunya saya tidak akan menjelaskan bagaimana cara membuat email, alasannya bila Anda sudah hingga sini, itu artinya Anda sudah menjadi webmaster dan proses buat email bukanlah pekerjaan yang susah untuk Anda.
Makara saya anggap Anda sudah memiliki setidaknya 1 akun Gmail. Selanjutnya silahkan Anda ikuti panduan dibawah ini untuk menggunakan
Saya tidak memaksa Anda untuk mempercayainya, dalam artian, Anda boleh menganggap hal ini sebagai omong kosong dari Google atau layanan Google Mobile Usability di GWT.
- Sign in ke akun Google Webmaster Tools
Langkah pertama silahkan Anda sing in atau masuk ke akun GWT. Jika ada banyak blog yang Anda kelola, silahkan pilih salah satu blog yang ingin dicek.
- Masuk ke menu Search Traffic > Mobile Usability
Pada fitur Mobile Usability akan menampilkan kesalahan yang mungkin terdapat pada tampilan template mobile.
Semakin banyak error atau kesalahan yang terjadi pada template mobile, itu artinya semakin tidak mobile-friendly situs tersebut. Tidak perlu terlalu khawatir alasannya pastinya Google akan memperlihatkan penjelasan mengenai kesalahan apa yang terjadi pada template mobile Anda.
Tanya Jawab Seputar Algoritma Mobilegeddon
Di aneka macam media sosial, baik itu Facebook, Twitter maupun Google Plus, perbincangan akan algoritma Algoritma Mobilgeddon, mampu dibilang sangat ramai. Terdapat banyak sekali pertanyaan yang terkait Algoritma Terbaru Google ini, untuk itulah melalui artikel ini saya ingin membuat semacam FAQ atau tanya jawab seputar Mobilegeddon.
Apa saya wajib mengubah tampilan blog saya menjadi Mobile-Friendly ?
Jika menyimak apa yang dikatakan oleh salah satu team Google, yang mengatakan bahwa "there are over 200 different factors that determine ranking" dari 200 ranking tersebut salah satunya ialah faktor yang berkaitan dengan mobile-friendly, jadi tolong Anda simpulkan sendiri, apakah wajib atau tidak.
Apa dampak dari update Algoritma Mobilegeddon ?
Akan berdampak pada hasil pencarian mobile, dan tidak meiliki dampak apapun pada hasil pencarian desktop. Itu artinya ranking blog Anda pada hasil pencarian desktop akan tetap.
Siapa yang paling terkena dampak ketika peluncuran Mobilegeddon ?
Situs yang memiliki tampilan template tidak mobile-friendly, menyerupai load yang lambat, penggunaan flash berlebihan, kesalahan dalam memperlihatkan link dan selengkapnya mampu Anda pelajari pada Mobile SEO Mistakes.
Bagaimana cara saya menghindari dampak Algoritma Mobilegeddon ?
Dengan mamastikan bahwa blog Anda sudah termasuk dalam kategori Mobile-Friendly Site, tahap demi tahap ihwal bagaimana cara membuat blog mobile-friendly mampu Anda pelajari pada artikel saya sebelumnya.
Jika Anda memiliki pertanyaan lain seputar algoritma terbaru Google Mobilegeddon, silahkan usikan pertanyaan tersebut melalui kolom komentar atau bila Anda ingin mengoreksi informasi yang saya berikan terkait Mobilegeddon di artikel ini, sekiranya Anda bersedia untuk mengoreksinya dengan cara memperlihatkan komentar.
Kesimpulan
Kalau boleh jujur bersama-sama masih ada banyak waktu untuk para webmaster, mempersiapkan blog / web yang dikelola menjadi mobile-friendly, dalam rangka menghadapi Mobilegeddon.
Meskipun pada Official Google Blog tertulis secara terperinci bahwa peluncuran algoritma Mobilegeddon akan dilakukan pada 21 April, namun tentunya hal tersebut membutuhkan waktu atau proses, jadi prediksi saya dampak dari peluncuran algoritma Google Mobilegeddon (mungkin) akan terasa setelah 1 ahad semenjak peluncuran.
Jika Anda kurang puas dengan penjelasan algoritma terbaru Google Mobilegeddon diatas, maka Anda mampu mencoba panduan pribadi dari Google melalui halaman Webmaster's Mobile Guide.
comment 0 komentar:
more_vertsentiment_satisfied Emoticon